Posts

Mitos, Metafora, Dan Metonimi

 Mitos, Metafora, dan Metonimi pada lirik lagu Tulus - Monokrom - Mitos  Mitos dalam semiotik merupakan proses pemaknaan yang tidak mendalam. Mitos hanya mewakili atau merepresentasikan makna dari apa yang nampak, bukan apa yang sesungguhnya. Dalam lagu Monokrom karya Tulus mengisahkan tentang seseorang yang sedang mengenang masa kecil nya dan ungkapan rasa terimakasih kepada orang-orang dalam kehidupan nya. - Metafora Metafora di dalam segi pandang semiotik mewakili sesuatu hal untuk yang lain dengan maksud atau tujuan terentu. Metafora sebagai tanda terhadap apa yang akan diungkapkannya. Pada awal lirik lagu terdapat "Lembaran Foto Hitam Putih", kata ini bercerita seseorang yang sedang memandang foto jadul dalam sebuah album. "Saat mataku sulit tidur" "Suaramu buatku lelap" Kata ini kembali pada saat melihat album dengan suasana malam hari. Teringat bahwa dulu sulit tidur dan ketika sulit tidur suara ibu lah yang membuat tenang dalam sepanjang malam. - M

Feby Putri-Halu

 Mitos dan Pengalaman pada lagu Feby Putry-Halu. Halu adalah lagu yang terinspirasi oleh para penderita skizofrenia di Indonesia. Skizofrenia sendiri merupakan jenis gangguan mental yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami waham atau halusinasi. Bahkan terkadang pengidap penyakit tersebut sering kali tak bisa membedakan mana khayalannya dan mana kenyataan. Ditambah lagi di Indonesia orang yang mengalami gangguan mental tersebut jumlahnya tidak sedikit. Oleh karena itu, melalui video klipnya selebgram muda ini mengajak para pengikutnya untuk menumbuhkan rasa simpati kepada mereka. Karena menurutnya orang-orang yang dipandang sebelah mata ini memiliki perasaan, dan punya hak yang sama dengan manusia lainnya.  Berikut inilah lirik lagu Feby Putri berjudul Halu yang lengkap: Senyumanmu yang indah bagaikan candu Ingin trus ku lihat walau Ku berandai kau disini mengobati rindu ruai Dalam sunyi ku sendiri meratapi Perasaan yang tak jua di dengar Tak kan apa bila rasa ini tumbuh sendiriny

Review 20 Jurnal Semiotika

Radja Thoriq Fawwazi (202146500728) Langga Rizky (202146500702)   - Jurnal I. 1. Judul : Analisis Semiotika pada film Imperfect 2019 Karya Ernest Prakasa 2. Objek : Film "Imperfect" 3. Metode : Kualitatif Deskriptif 4. Analisis :  Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Semiotika Charles Sanders Pierece dan konsep pesan moral menurut Burhan Nurgiyantoro. H asil analisis dalam penelitian ini bahwa terdapat makna yang direpresentasikan oleh film Imperfect berdasarkan jawaban dari sutradara dan penontonnya lewat kajian aspek objek teori semiotika milik Charles Sanders Pierece yaitu terdiri dari dimensi Ikon, Indeks, dan Simbol dan juga terdapat pesan moral yang dikaji melalui konsep moral Burhan Nurgiyantoro.   5. Kesimpulan :  Ikon berisi para tokoh beserta karakter dalam film.  Simbol berisi tentang representasi makna melalui adegan dalam film yang memiliki arti yang dapat diterima oleh para penontonnya berdasarkan referensi masyarakat, dan terdapat pesan moral